Contact Us

I agree with Terms and Conditions and I've read and agree Privacy Policy.

Survei Rumah.com : Penjualan apartemen tetap tinggi saat Ramadan

6 months ago

Survei Rumah.com : Penjualan apartemen tetap tinggi saat Ramadan

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pasar properti nasional secara umum mengalami penurunan pada Ramadan. Terkecuali untuk jenis apartemen karena minat generasi milenial terhadap jenis properti ini masih tinggi.

Ketertarikan milenial terhadap properti, khususnya apartemen, juga tercermin dari Rumah.com Property Affordability Sentiment Index. Survei yang dilakukan Rumah.com bersama lembaga survei Singapura, Intuit, menunjukkan bahwa sebanyak 59% responden berusia 20 tahun-39 tahun tertarik membeli apartemen dalam enam bulan ke depan.

Minat yang lebih tinggi lagi ditunjukkan oleh generasi selanjutnya. Sebanyak 61% responden usia 40-60 tahun menyatakan berminat membeli apartemen dalam enam bulan ke depan.

Tingginya minat terhadap apartemen ini tidak lepas dari karakter apartemen, yakni hunian dengan harga yang relatif terjangkau dan berada di lokasi yang strategis sehingga bisa dimanfaatkan juga sebagai investasi.

Menurut Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan, dari sudut pandang konsumen milenial, apartemen adalah properti yang menarik. Letaknya yang strategis mendukung karakter mereka yang aktif dan dinamis.
Apartemen biasanya terletak tak jauh dari pusat hiburan serta mudah menjangkau akses transportasi. Harganya juga masih bisa dijangkau oleh mereka yang berpenghasilan di bawah Rp10 juta.

“Sementara dari sudut pandang generasi yang lebih tua, mereka yang sudah mapan membidik apartemen sebagai sarana investasi. Kenaikannya lebih pesat jika dibandingkan rata-rata kenaikan rumah tapak. Apartemen juga relatif lebih mudah disewakan ketimbang rumah tapak. Aspek investasi ini juga menjadi pertimbangan generasi milenial.” jelas Ike dalam keterangan resminya, Senin (11/6).

Berdasarkan Rumah.com Property Index, harga apartemen secara nasional melonjak drastis dalam tiga tahun terakhir. Peningkatan harga apartemen tetap stabil bahkan meski berada dalam periode Ramadan.

Country Manager Rumah.com, Marine Novita menjelaskan pada periode Ramadan 2016, misalnya, yang dimulai pada awal Juni 2016 (akhir kuartal kedua) dan berakhir di awal Juli 2016 (awal kuartal ketiga), tren pasar apartemen meningkat 1,1% pada kuartal ketiga dibandingkan kuartal kedua.

“Selanjutnya, pada periode Ramadan 2017, yang dimulai pada akhir Mei 2017 dan berakhir di akhir Juni 2017 (kuartal kedua), peningkatan juga tetap terjadi. Index menunjukkan kenaikan sebesar 2% pada kuartal III dari kuartal II. Secara tahunan, Index menunjukkan kenaikan harga sebesar 10,5% pada kuartal I 2018 dibandingkan kuartal I 2017,” jelasnya. 

Tren ini berbeda jika dibandingkan dengan tren pasar properti secara keseluruhan, yang juga mengukur rumah tapak. Pada periode Ramadan 2016, tren pasar properti mulai menurun 0,4% pada III dibandingkan kuartal sebelumnya. Selanjutnya, pada periode Ramadan 2017, penurunan sebesar 0,1% juga terjadi pada kuartal III. Tren pasar properti di fase Ramadan secara tradisional menurun karena pengeluaran konsumen lebih banyak pada belanja konsumtif.

Optimisme pasar properti di sektor apartemen ini dirasakan oleh Agus Susilo, Direktur Utama Cimanggis City Apartment, Depok. Menurutnya, penjualan di bulan Ramadan tetap terjaga. Pada bulan Mei, pihaknya berhasil menjual 51 unit.

Disamping kemudahan pembiayaan seperti cicilan uang muka, gimmick marketing yang disesuaikan dengan event yang sedang berlangsung, seperti Ramadan, tampaknya cukup ampuh untuk menarik minat konsumen.

“Di bulan Ramadan malah meningkat jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya di periode yang sama. Kebanyakan pembeli apartemen adalah pekerja di sekitar Depok. Ada yang untuk ditinggali, ada yang untuk investasi. Sebanyak 30-40% pembelinya berasal dari kalangan milenial, di bawah 35 tahun, beberapa masih lajang,” ujar Agus.

(Sumber : http://industri.kontan.co.id/news/survei-rumahcom-penjualan-apartemen-tetap-tinggi-saat-ramadan)

Read more

Sampai Mei 2018, 50 Persen Unit Apartemen Cimanggis City Terjual

6 months ago

Sampai Mei 2018, 50 Persen Unit Apartemen Cimanggis City Terjual

Pengembang proyek apartemen Cimanggis City, PT Permata Sakti Mandiri (PSM) terus menggenjot proses pembangunan tahap awal unit apartemennya. Proses tersebut dilakukan sebagai pemenuhan pencapaian penjualan yang sudah melampaui target. Direktur Utama PSM Agus Susilo, Sabtu (2/6/2018), menuturkan hingga Mei 2018 ini lebih dari 50 persen unit apartemen terjual dengan pembukuan pendapatan lebih dari Rp 100 miliar. Menurut dia, target pendapatan hingga akhir 2018 ini sekitar Rp 200 miliar dengan target pembangunan hingga tutup atap pada 2019. “Kami pastikan pada Juni ini akan mengalami kenaikan harga unit sampai 10 persen dari harga sebelumnya. Kenaikan ini adalah bagian dari optimisme kami, selain juga melihat perkembangan dan kemungkinan kenaikan suku bunga BI yang terjadi,” ujar Agus. Tahun ini, lanjut dia, capaian revenue cukup bagus, target tercapai dan pembangunan terus berjalan. Untuk memperkuat capaian tersebut, lanjut Agus, pada akhir pekan ini pihaknya bekerjasama dengan Bank BTN menggelar akad kredit massal. Kepala Divisi Non Subsidized Mortgage & Consumer Lending Division PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Suryanti Agustinar, mengatakan peran bank dibutuhkan sebagai salah satu syarat untuk mempercepat kepemilikan apartemen sehingga BTN perlu bersinergi dengan Cimanggis City untuk KPA massal tersebut. “Tentu untuk mendorong konsumen agar akad kredit lebih cepat sebelum bunga bank naik. Caranya memberikan beberapa paket cara bayar yang mudah, misalnya uang muka ringan mulai 5 persen saja, jangka waktu panjang hingga 15 tahun dengan bunga bank fix 8 persen selama tiga tahun atau 9 persen selama lima tahun,” papar Suryanti. Untuk memudahkan cara bayar, lanjut dia, juga disiapkan program KPR atau KPA Zero. Suryanti mengatakan, layanan tersebut disediakan untuk meringankan beban konsumen, yakni cukup hanya mengangsur bunga selama 2 tahun.  Saat ini unit Cimanggis City masih ditawarkan mulai Rp 299 jutaan. Harga itu sudah mengalami kenaikan signifikan dibandingkan saat ditawarkan pertama kali tahun lalu, yaitu sekitar Rp 200 jutaan untuk tipe studio. Rencananya PSM akan mengembangkan dua tower apartemen setinggi 24 lantai dengan luas bangunan sekitar 65.000 meter persegi ditambah area parkir kendaraan. Total unit apartemen ini akan mencapai 1.600 unit dan dilengkapi kios tipe 21 (studio) dan tipe 36 (2 kamar). Donny Wijaya selaku Chief Operation Officer (COO) PSM mengatakan infrastruktur sekitar yang dimiliki proyek hunian vertikal ini diantaranya akses tranportasi 24 jam dan pintu Tol Cijago yang terhubung dengan ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2 menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan sebaliknya. Lokasi proyek apartemen ini juga dekat dengan stasiun kereta Commuterline dan LRT Cimanggis trase Cibubur–Bogor.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Sampai Mei Lalu, 50 Persen Unit Cimanggis City Terjual”
Editor : Latief

Read more